Kisah cinta abadi Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip hingga maut memisahkan

BERITA TREND MASA KINI- Ketika berita meninggalnya Ratu Elizabeth II pada usianya yang ke-96 diumumkan pada 8 September 2022, orang-orang di seluruh Inggris mulai mencurahkan rasa belasungkawa mereka pada mendiang Ratu dengan datang ke istana Buckingham dan rumahnya, meletakkan karangan bunga-bunga dan benda-benda memori lainnya untuk menghormatinya.

Tentunya bukan hanya warga Inggris saja yang berduka atas berpulangnya Ratu Elizabeth II, berita itu langsung menjadi tajuk utama berita di seluruh dunia. Mulai dari para pemimpin negara hingga tokoh-tokoh ternama di seluruh dunia juga telah mengambil bagian dalam menunjukkan simpati dan belasungkawa mereka pada keluarga kerajaan Inggris.

Ratu Elizabeth II adalah Ratu yang bertahta selama 70 tahun memerintah kerajaan Inggris. Selama itu beliau telah menyaksikan 15 kali pergantian Perdana Menteri dan momen bersejarah lainnya yang tak terhitung jumlahnya. Putra sulungnya, Charles, segera menjadi Raja yang mengantikannya, meskipun penobatan resminya akan memakan waktu beberapa bulan kemudian.

Ratu Elizabeth II menghabiskan seluruh 70 tahun masa pemerintahannya dengan cinta sejatinya, Pangeran Philip di sisinya. Pasangan ini menjadi pasangan terlama dalam sejarah keluarga kerajaan Inggris. Dalam pidatonya pada perayaan ulang tahun pernikahan emas mereka pada tahun 1997, sang Ratu mengatkan:

Dia adalah seseorang yang tidak mudah menerima pujian tetapi dia, cukup sederhana, telah menjadi kekuatan saya dan bertahan selama ini.

Dimana pidato Pangeran Philip berbunyi:

Saya pikir pelajaran utama yang telah kita pelajari adalah bahwa toleransi adalah salah satu unsur penting dari setiap pernikahan yang bahagia.

Mungkin tidak begitu penting ketika semuanya berjalan dengan baik, tetapi itu benar-benar penting ketika keadaan menjadi sulit. Anda boleh mempercayai saya bahwa ratu memiliki kualitas toleransi yang melimpah.

Berikut adalah linimasa kisah cinta Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip.

Juli 1939: Pertemuan Pertama

Sebenarnya pertemuan pertama mereka adalah pada tahun 1934  saat keduanya menghadiri pernikahan Putri Marina dan Pangeran George. Namun, pada saat itu Elizabeth baru berusia 8 tahun.

Lima tahun kemudian, pasangan itu bertemu kembali pada usia 13 dan 18 saat mereka berada di Royal Naval College di Dartmouth, orang tua Elizabeth, Raja George VI dan Ratu Elizabeth, meminta Philip untuk mengawal anak-anak mereka, Elizabeth, dan Margaret. Mereka lalu jatuh cinta dan mulai berkirim surat.

Juli 1947: Bertunangan

Sebenernya Pangeran Philip sudah meminta Elizabeth yang ketika itu masih berstatus ‘princess’ pada tahun 1946 ketika Elizabeth berusia 20 tahun. Namun keluarga Elizabeth sempat menentang karena menganggap usia Elizabeth terlalu muda untuk menikah.

Satu tahun kemudian pada bulan April 1947, ketika Elizabeth berusia 21 tahun, ayahnya Raja George VI akhirnya memberi mereka izin untuk menikah. Sesi pemotretan pernikahan mereka dilakukan di Istana Buckingham, dimana calon Ratu itu memamerkan cincin berlian barunya. Permata yang mempesona itu dirancang sendiri oleh Pangeran Philip dan dibuat menggunakan berlian milik ibunya, Putri Alice.

November 1947: Pernikahan

Pasangan kerajaan itu menikah di Westminster Abbey di depan sekitar 2.000 tamu. Philip melepaskan kewarganegaraan Yunani dan gelarnya menjadi Letnan Philip Mountbatten. Setelah resmi menikahi Elizabeth, dia lalu diberi gelar Duke of Edinburgh pada hari pernikahannya, 20 November 1947.

Pasangan itu kemudian berangkat untuk berbulan madu di Hampshire, Inggris, dan di perkebunan Balmoral, bersama dengan corgi kesayangan Elizabeth, Susan.

November 1948: Kelahiran Charles

Pada 14 November 1948, tepat sebelum Elizabeth dan Philip merayakan ulang tahun pernikahan pertama mereka, mereka menyambut anak pertama mereka: Charles Philip Arthur George.

Agustus 1950: Kelahiran Anne

Pasangan itu menyambut Anne Elizabeth Alice Louise, anak kedua dan putri tunggal mereka, pada 15 Agustus 1950.

Juni 1953: Penobatan Elizabeth

Pada Februari 1952, Raja George VI meninggal dalam tidurnya. Sebagai pewaris takhta Inggris, Elizabeth segera dinyatakan sebagai Ratu dan Kepala Persemakmuran dan Pembela Iman, dan dia serta Philip dan anak-anak mereka pindah dari Clarence House dan ke Istana Buckingham.

Dengan lebih dari 8.000 tamu yang hadir di Westminster Abbey dan 20 juta orang menonton di seluruh dunia, Elizabeth dinobatkan sebagai Ratu pada 2 Juni 1953. Selama penobatan, Philip berlutut dan mengatakan kepadanya,

Saya, Philip, Duke of Edinburgh, menjadi pendamping hidup dan anggota tubuh Anda dan penyembahan duniawi.

Februari 1960: Kelahiran Andrew

Pasangan ini menyambut kelahiran anak ketiga mereka, Andrew Albert Christian Edward pada 19 Februari 1960. Serta, tiga hari sebelum kelahiran Andrew, Elizabeth mengatakan kepada Dewan Penasihat bahwa keturunannya akan membawa nama Mountbatten-Windsor, kombinasi dari nama keluarganya dan Philip, yang akan memberdakan mereka dari keluarga kerajaan lain.

Maret 1964: Kelahiran Edward

Pasangan itu menyambut anak keempat dan terakhir mereka, Edward Antony Richard Louis, pada 10 Maret 1964.

November 1972: Ulang Tahun Pernikahan Perak

Memperingati 25 tahun pernikahan Elizabeth dan Philip, keluarga Kerajaan menghadiri ibadah di Katedral St. Paul, dengan iring-iringan meriah tamu kerajaan yang ditonton oleh warga yang berkumpul di jalan-jalan. Elizabeth dan Philip menerima sekitar 15.000 surat dan 2.500 telegram dari seluruh dunia, termasuk ucapan selamat dari raja Tonga dan Thailand dan kaisar Jepang dan Ethiopia.

November 1977: Cucu pertama

Putri Anne dan suaminya Mark Phillips menyambut kelahiran anak pertama mereka, Peter Mark Andrew Phillips, yang merupakan cucu pertama bagi Elizabeth dan Philip pada 15 November 1977. Anne, berharap untuk memberi anak-anaknya kehidupan senormal mungkin, menolak tawaran ratu untuk memberikan gelar kerajaan kepada anak-anaknya.

November 1997: Ulang tahun pernikahan emas

Elizabeth dan Philip menandai ulang tahun pernikahan mereka yang ke-50 dengan perayaan makan siang di Banqueting House di London.

November 2007: Ulang Tahun Pernikahan Berlian

Elizabeth dan Philip merakayan 60 tahun prnikahan mereka dengan kebaktian yang berlangsung di  di Westminster Abbey. Sepuluh pasangan lain yang memiliki tanggal peringatan 60 tahun yang sama juga menghadiri kebaktian itu.

Agustus 2017: Philip pensiun

Setelah 637 perjalanan solo ke luar negeri, 5.493 pidato dan 14 buku, Philip pensiun dari tugas kerajaan.

November 2017: Pernikahan abadi

Ulang tahun pernikahan Elizabeth dan Philip mencapai tahun yang ke-70 menandakan cinta abadi itu  yang sebenarnya.

Januari 2019: Kecelakaan menakutkan

Philip dirawat di rumah sakit setelah mengalami kecelakaan mobil di dekat Sandringham Estate, di mana kendaraannya terguling. Namun dia tidak mengalami cedera dari insiden itu.

November 2020: Ulang Tahun Pernikahan ke-73

Menjelang ulang tahun pernikahan mereka yang ke-73, pegawai kerajan membagikan foto pasangan ini yang tengah menyima kartu ucapan yang diberikan oleh cicit mereka, Pangeran George, Putri Charlotte dan Pangeran Louis, untuk memperingati acara tersebut.

April 2021: Kematian Philip

Istana Buckingham mengkonfirmasi bahwa sang duke “meninggal dengan damai” di Kastil Windsor tak lama setelah dia tinggal di rumah sakit selama satu bulan. Hanya berselang beberapa hari setelah pemakamannya, Elizabeth harus merayakan ulang tahunnya yang ke-95 tanpa pasangan tercintanya.

Pada upacara pemakaman Philip, Elizabeth  menempatkan sebuah catatan yang dia tulis tangan di atas peti mati suaminya di Kapel St George di Kastil Windsor. Surat itu berbunyi, “Aku mencintaimu,” dan menyertakan nama panggilan masa kecilnya, “Lilibet.” Selama kebaktian, Elizabeth terlihat menyeka air mata saat dia duduk sendirian karena protokol COVID-19.

Desember 2021: Natal pertama tanpa Philip

Selama pidato Natal tahunannya pada 25 Desember, dalam pidatonya, Elizabeth tidak lupa untuk juga mengenang Philip.

“Meskipun ini adalah saat yang penuh kebahagiaan dan keceriaan bagi banyak orang, Natal bisa jadi sulit bagi mereka yang kehilangan orang yang dicintai. Tahun ini, khususnya, saya mengerti mengapa, ”

“Tetapi bagi saya, di bulan-bulan sejak kematian Philip yang saya cintai, saya telah mendapatkan penghiburan besar dari kehangatan dan kasih sayang dari banyak penghargaan untuk kehidupan dan pekerjaannya — dari seluruh negeri, Persemakmuran, dan dunia.”

April 2022: Peringatan satu tahun kematian Philip

Akun Twitter resmi Ratu Elizabeth II menghormati Philip dengan membagikan rekaman audio “The Patriarchs – An Elegy” oleh Penyair Inggris Simon Armitage.

September 2022: Kematian Elizabeth

Pemegang tahta tertinggi Inggris yang paling lama memerintah meninggal pada usia 96 pada 8 September 2022.

Sang Ratu meninggal dengan damai di Balmoral sore ini.

Related posts