Buntelan Plastik Dikira Rumput, Pria Ini Kaget Saat Lihat Isi di Dalamnya

Buntelan Plastik Dikira Rumput, Pria Ini Kaget Saat Lihat Isi di Dalamnya

Berita Trend Masa Kini — Seorang pria asal Malaysia membagikan pengalaman tak terlupakan di Facebook. Ia menulis baru saja menemukan uang setara Rp 17 juta dalam buntelan plastik yang dikira rumput.

Menyadur Harian Metro (12/01), pria bernama Zainuddin Azman ini awalnya akan mengisi bensin di SPBU sekitar tempat tinggalnya pada Rabu siang, pekan lalu.

Tak seperti biasanya, pria 38 tahun ini membawa motornya menuju pos pengisian bensin lewat jalur dalam.

“Saat itu hujan dan entah kenapa, saya melewati jalan dalam, bukan jalur biasa menuju SPBU. Saat mengendarai sepeda motor, saya perhatikan ada plastik yang terisi seperti gumpalan di rumput di pinggir jalan.”

“Karena saya tidak yakin, saya berbalik dan mengambilnya. Badan saya terasa menggigil ketika melihat banyak uang kertas di dalamnya,” ujarnya.

Ilustrasi uang dolar. (Shutterstock)

Saat itu, Zainuddin langsung memasukkan buntelan uang itu ke dalam sepeda motornya tapi ia tak segera meninggalkan lokasi. Ia justru bingung karena menemukan uang RM 4.850.

“Saat itu mesin sepeda motor masih hidup dan jika saya pergi, uang itu akan menjadi milik saya,” jelasnya.

“Namun hati saya berat untuk menerimanya karena saya memikirkan pemilik uang ini dan membayangkan akan makan sesuatu yang kotor (ilegal) dengan uang ini”.

“Jadi saya tunggu beberapa saat dan tak lama kemudian, sebuah Toyota Avanza MPV (kendaraan serba guna) berhenti di dekat situ. Saya perhatikan mereka mencari sesuatu yang kurang,” ujarnya.

Kemudian pengemudi mobil itu menghampirinya dan bertanya, mengapa Zainuddin menepi saat hujan deras dan ia berkata sedang menunggu seseorang.

Keduanya lantas terlibat percakapan dan Zainuddin tahu, bahwa pengemudi mobil itu sedang mencari uang yang jatuh sekitar 45 menit yang lalu.

Setelah mengorek informasi dan yakin, Zainuddin akhirnya mengembalikan uang itu pada pemiliknya.

“Dia menawarkan sejumlah uang sebagai penghibur. Awalnya saya menolak, tetapi juga mengambil hadiahnya ketika dia serius.”

Related posts