Tradisi hari Paskah di seluruh dunia

BERITA TREND MASA KINI – Bagi umat Kristiani, Paskah menandai kebangkitan Yesus dan dirayakan di seluruh dunia melalui tradisi yang unik. Di Indonesia, hari Paskah biasanya dirayakan dengan ibadah khusus di gereja dan anak-anak berburu telur yang telah disembunyikan.

Di berbagai negara, Paskah dirayakan dengan berbagai cara sesuai dengan kebudayaan setempat. Berikut ini beberapa perayaan PAskah yang unik dari berbagai negara.

  1. Prancis: Memasak telur dadar raksasa

Di Prancis, Sejak tahun 1973, anggota Brotherhood of the Giant Omelette di Bessières, Prancis, memiliki tradisi memasak telur dadar yang terbuat dari lebih dari 15.000 telur. Tradisi lezat ini tetap dilestarikan oleh asosiasi juru masak sukarela yang memasak dengan menggunakan sendok kayu seperti dayung dan panci selebar empat meter untuk menyiapkan pesta di atas api besar di alun-alun kota. Acara yang menggiurkan ini menarik ribuan orang setiap tahun, yang berkumpul untuk menonton dan menunggu untuk mencicipi.

Bagaimana ini dimulai? Legenda mengatakan bahwa ketika pemimpin militer Prancis Napoléon Bonaparte dan pasukannya berhenti untuk beristirahat selama satu malam di dekat kota, dia makan telur dadar yang sangat lezat sehingga dia memerintahkan penduduk kota untuk mengumpulkan semua telur yang mereka miliki untuk menyiapkan versi raksasa untuk pasukannya.

  1. Australia: Coklat bilbies

Orang-orang Australia pada jaman dulu merayakan Paskah dengan berburu kelinci. Namun sejak tahun 1991, organisasi nirlaba Rabbit-Free Australia meluncurkan kampanye untuk mengganti kelinci bilby yang terancam punah dengan cokelat atau permen berbentuk kelinci. Pembuat permen mulai membuat cokelat dan permen kelinci bilby khusus menjelang hari Paskah dalam upaya menyelamatkan hewan itu, dengan sebagian dari hasil digunakan untuk organisasi konservasi seperti Save the Bilby Fund.

  1. Italia: Menonton kembang api

Di Florence, Italia, penduduk setempat merayakan tradisi Paskah yang sudah berlangsung selama 350 tahun yang dikenal sebagai Scoppio del Carro, atau “ledakan kereta.” Sebuah gerobak penuh hiasan yang penuh dengan kembang api dibawa melalui jalan-jalan kota oleh orang-orang dengan kostum abad ke-15 yang penuh warna sebelum berhenti di luar Duomo. Uskup Agung Florence kemudian menyalakan sumbu untuk memulai pertunjukan kembang api yang meriah. Makna di balik kebiasaan itu berasal dari Perang Salib Pertama, menurut Visit Florence, dan dimaksudkan untuk memastikan panen yang baik.

  1. Finlandia: Penyihir Paskah

Tradisi Paskah negara Nordik ini sedikit mirip dengan perayaan Halloween. Untuk merayakan Paskah, anak-anak Finlandia berdandan seperti penyihir dan pergi mengetuk pintu ke pintu membaca sajak tradisional yang isinya harapan agar para tetangga memiliki tahun yang sehat dengan imbalan telur cokelat atau koin. Ranting willow yang dihias dengan bulu warna-warni dan kertas juga dibawa untuk mengusir roh jahat. Tradisi ini berasal dari kepercayaan bahwa roh-roh jahat dan penyihir biasa berkeliaran di jalan-jalan sebelum Paskah.

  1. Portugal: Kacang almond Paskah

Di Portugal, orang saling memberi hadiah almond yang juga dikenal sebagai amêndoas untuk Paskah. Camilan lezat warna-warni yang merupakan lapisan seperti permen keras, cokelat, atau gula karamel. Merupakan tradisi bagi anak baptis untuk memberikan tangkai kepada wali baptis mereka pada Minggu Palma (Minggu sebelum Paskah) dan bagi wali baptis untuk memberikan almond sebagai balasannya pada hari Minggu Paskah. Kacang almond berbentuk telur dikatakan mewakili awal kehidupan dan musim semi.

  1. Yunani: Menghancurkan pot

Ketika jam menunjukkan pukul 11 ​​pagi pada hari Sabtu Paskah, penduduk pulau Yunani Corfu melemparkan pot tanah liat dari balkon mereka ke jalan. Kebiasaan ini melambangkan gempa bumi yang terjadi setelah kebangkitan Yesus. Yang lain percaya bahwa tradisi itu dimulai pada abad ke-16 ketika orang-orang akan membuang semua barang-barang lama mereka ke luar jendela untuk mempersiapkan tahun baru dan menandai awal yang baru.

Related posts