Terlalu Sering Melakukan Seks? Ini Akibatnya, Simak!

Terlalu Sering Melakukan Seks? Ini Akibatnya, Simak!

beritatrendmasakini.com — Nah, dikali ini admin akan membahas berlebihannya melakukan seks. Seks merupakan aktivitas yang menyenangkan, tapi bukan berarti harus dilakukan setiap waktu secara berlebihan. Karena seks juga bisa menjadi penyakit dalam kehidupan sehari-hari. Aktivitas yang menyenangkan ini berujung dalam kesengsaraan, mungkin tidak masuk kedalam akal untuk berfikir. Namun, hal ini memang benar-benar terjadi.

Apa saja efek negatif yang dapat disebabkan oleh seks yang terlalu berlebihan? Simak berikut penjelasannya,

  1. Memar atau lecet pada kelamin

Lecet ini diakibatkan dari banyaknya gesekan yang terjadi (seks yang berlebihan). Ketika kelamin mengalami lecet ataupun memar itu akan membuat Anda tidak nyaman untuk melakukan seks dalam posisi tertentu, rasa sakit itu akan terasa menyakitkan usai melakukan seks. Lalu, bagaimana menghindari rasa sakitnya? Cobalah untuk tidak berhubungan seks dengan posisi yang tidak nyaman.

2. Nyeri dan bengkak

Ini kerap terjadi pada wanita yang merasakan nyeri setelah melakukan “aksi panas” di kasur. Nyeri serta bengkak terjadi dikarenakan gesekan pada dinding vagina saat penetrasi. Pada saat pasangan sedang mengalami nyeri, maka hindarilah penetrasi yang terlalu kasar untuk membuat pasangan anda merasa lebih nyaman.

3. Dehidrasi

Ketika sedang melakukan seks, otomatis membuat tubuh berkeringat dan kehilangan banyaknya cairan. Jika melakukan seks dengan berulang kali dan tanpa minum, maka yang terjadi adalah dehidrasi diwaktu yang singkat. Apalagi untuk Anda yang suka meminum alkohol sebelum atau saat melakukan seks. Memang bukanlah menjadi bahaya yang besar, namun inilah efek yang umum terjadi ketika melakukan seks berlebihan.

4. Infeksi Saluran Kencing (ISK)

Seks terlalu sering, akan mengakibatkan infeksi pada saluran kencing. Terutama melakukan seks dengan pasangan yang berbeda-beda, membuat wanita mengalami kondisi tersebut. Seorang dosen klinis di Yale School of Medicine, ob-gyn Mary Jane Minkin mengatakan, bila melakukan seks bakteri dari vagina dapat masuk kedalam uretra, menghubungkan kandung kemih dan ketika melakukan banyak aktivitas seks dalam waktu singkat, lebih rentan terinfeksi saluran ini.

5. Masalah klimaks

Sering kali pria tak mencapai orgasme ketika melakukan seks dalam waktu yang berdekatan. Ini merupakan reaksi yang normal dan tak perlu dikhawatirkan, karena ini biasanya terjadi akibat kelelahan dan berkurangnya jumlah sperma atau tingkat air mani. Tubuh juga memerlukan waktu untuk mengisi ulang sebelum kembali melakukan seks.

6. Nyeri punggung

Ketika efek ini sudah muncul akibat terlalu banyak seks, maka cobalah posisi yang tak memberikan tekanan terhadap punggung, ataupun menghindari seks sementara. Karena ketika hal ini terjadi, akan membuat hubungan seksual yang menjadi tidak menyenangkan.

BACA JUGA : Positif Corona di Indonesia Meningkat Jadi 19 orang

7. Serangan jantung

Ada beberapa di situasi yang berbeda, ketika seseorang menderita serangan jantung selama berhubungan seksual. Sekalipun seks baik untuk jantung, namun harus tetap mempertimbangkan bahwa diantara pasangan memiliki riwayat penyakit ini.

8. Penurunan penglihatan

Kedengarannya aneh, tapi ini terjadi kepada banyak orang. Hal ini terjadi sewaktu pembuluh darah di mata pecah selama beraktivitas seksual. Tapi tak perlu untuk dikhawatirkan, karena ini akan sembuh dengan sendirinya dan menjadi normal seiring berjalannya waktu.

9. Otot tegang

Layaknya berolahraga, melakukan hubungan seksual juga dapat mengakibatkan otot tegang. Hal ini menyebabkan rasa sakit dan imobilitas, kemungkinannya anda diminta untuk membatasi diri melakukan aktivitas ini.

10. Rambut rontok

Melakukan seks berlebihan dapat meningkatkan tingkat dihydrotestosterone (DHT) pada tubuh. Hormon ini membuat rambut menjadi rontok karena membunuh folikel pada rambut dan menyebabkan kebotakan pada pria.

11. Kelelahan

Memang hal ini selalu terjadi ketika selesai atau sedang melakukan seks, namun ini dapat memengaruhi kualitas hidup. Jika berhubungan seks beberapa kali dalam sehari, akan menguras tenaga dan membuat tubuh menjadi lelah.

12. Penis patah

Penis juga dapat mengalami fraktur atau patah, meskipun diketahui penis tidak bertulang. Jika penis patah, biasanya akan terdengar suara gemeretak dengan hilangnya ereksi yang akan mengakibatkan bengkak pada pangkal penis atau skrotum.

Jadi guys, itu beberapa akibat dari melakukan seks yang terlalu berlebihan. Seks itu menyenangkan, namun bukan berarti dilakukan disetiap waktu guys!

Related posts