Ponsel Infinix Sekarang Diproduksi di Indonesia

Ponsel Infinix Sekarang Diproduksi di Indonesia

Beritatrendmasakini.comTeknologi, Jakarta – Infinix semakin serius dalam persaingan di pasar Indonesia setelah memutuskan merakit salah satu smartphone adalannya langsung di pabrik Tanah Air.

Infinix resmi menjalin kerjasama dengan PT. Adi Reka Mandiri (ARM) dalam perakitan salah satu produk teranyarnya, adalah Hot S3 X573. Hal tersebut dilakukan Infinix untuk memenuhi peraturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) yang sudah ditetapkan oleh Kementrian Perindustrian.

Aturan itu terkait dengan terkandungnya komponen lokal untuk setiap produk ponsel yang berteknologi 4G minimal sebayak 30%. Hot S3 juga diklaim sudah memenuhi syarat itu.

“Untuk TKDN kita sekarang ini sudah 30,58%. Local part-nya kita sudah menggunakan satu ada earphone, yang kedua ada USB cable, ada juga label dan juga boks karton,” pungkas Indramawan, R&D Manager ARM.

Ia menyampaikan, empat aspek itu memang diwajibkan oleh pihak TKDN agar diproduksi melalui dalam negeri. Selain hardware, sejumlah software aplikasi dari Infinix Hot S3 juga dikerjakan oleh ARM, yang merupakan perusahaan manufaktur berbentuk joint venture antara Telesindo dengan Arima Communications asal Taiwan.

“Untuk aplikasi kita menggunakan tiga. Pertama kita menggunakan Catfish, kedua Yogrt dan ketiga menggunakan Piknik,” katanya, setelah ditemui pada kunjungan ke pabrik ARM di Cikarang, Banten, Selasa (20/3/2018).

Untuk memenuhi peraturan TKDN, kolaborasi ini sudah dimaksudkan untuk menyanggupi permintaan dari pasar Indonesia terhadap Hot S3 sepanjang 2018. Selain dari lokasinya yang dianggap strategis untuk mempermudah dalam proses pengiriman pasokan barang, karena pabrik ARM berada di wilayan Cikarang, kemampuan untuk memproduksi perusahaan manufaktur ini pun dinilai sudah mumpuni.

“Untuk kapasitas produksi Infinix Hot S3 sekarang ini hanya bisa sampai 700 unit per shift per hari. Satu hari itu kita juga bisa dua hingga tiga shif,” pungkas Indramawan.

Ini merupakan bentuk dari kolaborasi kedua Infinix dengan vendor Tanah Air. Sebelunya, produsen ponsel asal Hong Kong itu juga sudah bekerja sama dengan PT Satnusa Persada Tbk. yang berada di Batam.

Related posts