Pesumo Dipaksa Main meski Takut Tertular Covid-19, Akhirnya Keluar Turnamen

Pesumo Dipaksa Main meski Takut Tertular Covid-19, Akhirnya Keluar Turnamen

Berita Trend Masa Kini — Seorang pegulat sumo di Jepang mengatakan, dia terpaksa keluar turnamen karena permintaannya untuk absen dari kejuaraan untuk menghindari tertular virus corona, ditolak.

Pesumo berusia 22 tahun yang dikenal sebagai Kotokantetsu itu mengatakan, Asosiasi Sumo Jepang memaksanya dia bertarung di New Year Grand Sumo Tournament, yang dimulai pada Minggu (10/1/2021) dan berlangsung selama 15 hari.

Diberitakan AFP pada Senin (11/1/2021), turnamen tetap berjalan meski jumlah penonton dikurangi dan setidaknya enam pesumo positif Covid-19 pekan lalu.

Salah satunya adalah Hakuho yang merupakan juara dengan memecahkan rekor.

“Saya tidak punya pilihan selain berkompetisi atau keluar,” kata Kotokantetsu dalam twit pengunduran dirinya pada Sabtu (9/1/2021).

“Asosiasi berkata kau tidak bisa keluar turnamen hanya karena takut virus corona,” lanjut pegulat itu yang berkompetisi di divisi terbawah kedua.

Dia kemudian menjelaskan di YouTube, sebelumnya pernah operasi jantung dan khawatir Covid-19 akan jadi bahaya mematikan jika menjangkitinya.

Asosiasi Sumo Jepang enggan berkomentar, tetapi juru bicaranya, Shibatayama, dilaporkan membela keputusan tersebut.

“Asosiasi sudah mengambil langkah-langkah pengamanan. Tidak masuk akal jika Anda ingin batal ikut turnamen karena takut virus corona,” katanya menurut tv Jepang NHK.

Pada Mei seorang pesumo berusia 28 tahun meninggal di Jepang akibat Covid-19 dan kegagalan beberapa organ.

“Negeri Sakura” saat ini sedang berjuang menangani lonjakan kasus Covid-19, dan pemerintah telah mengumumkan keadaan darurat selama sebulan di Tokyo dan sekitarnya.

Sejalan dengan pedoman pemerintah, sekitar 5.000 penonton memadati arena turnamen New Year Grand Sumo. Jumlah itu sekitar setengah dari arena Ryogoku Kokugikan Tokyo.

Sementara itu secara terpisah PM Yoshihide Suga menegaskan, Jepang tetap berkomitmen menggelar Olimpiade Tokyo musim panas ini, yang sempat ditunda.

Menurutnya, Olimpiade akan menjadi bukti umat manusia bisa mengatasi virus.

Related posts