Pemerintah negara-negara ini ‘sogok’ warganya agar mau divaksin.

Berita Trend Masa Kini — Hampir dua tahun lamanya kita semua hidup ditengah-tengah pandemi virus Covid-19. Telah banyak korban yang berjatuhan, baik itu korban nyawa, perekonomian dan lainnya karena pandemi ini berdampak di segala aspek dalam kehidupan kita. Berbagai protokol kesehatan dan peraturan baru harus kita taati dan jalankan untuk memerangi virus mematikan ini.  Namun sepertinya tanda-tanda berakhirnya virus ini pun tak kunjung tiba. Belakangan virus ini malah bermutasi dan melahirkan varian-varian baru yang lebih berbahaya.

Selain tidak lengah dan tetap mengetatkan pertahanan, vaksinasi dianggap adalah hal yang sangat penting untuk memerangi pandemi. Presiden Jokowi bahkan memasang target vaksin 5juta dosis /hari di Indonesia. Berbagai macam pilihan vaksin pun telah tersedia. Namun ternyata, masyarakat di berbagai belahan dunia tidak serta merta dan segera melakukan vaksinasi tersebut. Kenyataannya masih banyak orang-orang yang belum juga di vaksin dengan berbagai macam alasan. Ada yang karena takut atau bahkan ada yang tidak percaya, baik itu pada virus Covid-19 dan vaksin itu sendiri.

Hal tersebut membuat beberapa pemimpin dan kepala daerah di setiap negara bekerja ekstra  keras untuk memberikan edukasi secara efektif dan efisien kepada masyarakatnya untuk segera melakukan vaksinasi. Dan tidak sedikit dari mereka yang melakukan sedikit ‘dorongan’.

‘Dorongan’ yang dimaksud bermacam-macam bentuknya. Ada yang berupa peringatan keras seperti yang dilakukan Presiden Filipina, Rodrigo Duerte yang dikabarkan bakal memberikan kurungan rumah pada warganya yang menolak untuk divaksin. Namun ada juga yang memberikan ‘dorongan’ yang menyenangkan.

Seperti yang dialami oleh sejumlah warga lanjut usia di Cipanas, Jawa Barat yang mendapatkan hadiah ayam hidup setelah bersedia divaksinasi.

Awalnya saya takut meninggal habis divaksin. Lalu juga ada kabar yang beredar bahwa vaksin itu tidak halal karena mengandung babi.” Ucap Asep Saepudin, salah satu warga yang akhirnya bersedia untuk divaksin dan memenangkan hadiah.

Di Thailand, tepatnya di Chiang Mai sebelah utara yang kebanyakan penduduknya memelihara sapi, pimpinan daerahnya mengadakan undian dengan hadiah seekor sapi betina serumur satu tahun. Tentunya hanya orang-orang yang sudah divaksin yang boleh ikut undian tersebut. Inkham Thongkham, seorang bapak berusia 65 tahun yang berhasil membawa pulang sapi seharga 4,7juta rupiah itu.

Dan tidak sedikit pula badan non pemerintah yang ikut membagikan hadiah vaksin seperti perusahaan Sun Hung Kai Properties di Hong Kong yang mengumumkan 2 undian dengan total hadiah sebesar HK$ 10juta. Yang pertama untuk warga Hong Kong dan kedua untuk para karyawan yang bekerja di perusahaan mereka yang telah menyelesaikan vaksinasi. Hadiahnya berupa dua buah IPhone 12  setiap harinya mulai Juli sampai 31 Agustus 2021.

Lain lagi di Amerika Serikat. Tidak tanggung-tanggung gubernur negara bagian California, Gavin Newsom meluncurkan program ‘Vax for The Win’ yang merupakan bagian dari usaha membujuk warganya dan untuk mempercepat pemulihan California dari pandemi Covid-19. Hadiah utama diperuntukkan 10 orang pemenang yang masing-masing akan mendapatkan $ 1,5juta atau sekitar 22 miliar Rupiah!

Sementara itu di Inggris, pemerintahnya belum lama ini mengumumkan kerjasama dengan perusahaan seperti Deliveroo dan Uber yang menawarkan diskon perjalanan taksi dan layanan antar makanan bagi warga yang sudah divaksin. Dan menyusul bioskop, kedai kopi dan beberapa restoran juga akan ikut berpartisipasi.

 

Related posts