Pencegahan Isu Cacar Monyet

Pencegahan Isu Cacar Monyet

beritatrendmasakini – Singapura sendiri telah waspada akibat munculnya virus Cacar Monyet di Negaranya. Hal tersebut diproteksikan menyusul ada seorang warga negara Nigeria terbukti positif terjangkit cacar monyet ketika baru saja tiba di negeri Temasek itu. Dengan adanya kejadian itu sendiri membuat Negara Indonesia juga ikut mengantisipasi. Karena banyak Masyarakat Indonesia yang keluar masuk ke Singapura.

Kementerian Kesehatan sendiri telah menghimbau masyarakat untuk tidak panik dengan adanya pemberitaan mengenai adanya penyakit Cacar Monyet (Monkey Pox) yang berpotensi masuk ke Indonesia. Maka dari itu Kemenkes sendiri menganjurkan untuk masyarakat Indonesia agar tetap waspada dan selalu menjaga kesehatan.

“Sampai detik ini sendiri masih belum ditemukan kasus Monkey Pox atau cacar monyet di Indonesia” ungkap Dirgen pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dr. Anung Sugihantono, Mkes dalam keterangan tertulis, rabu (15/5).

Cacar monyet merupakan sebuah penyakit virus terbaru yang ditularkan melalui binatang (zoonosis). Penularan sendiri dapat terjadi karena adanya interaksi tubuh dengan binatang seperti darahnya,  cairan tubuh, ataupun lesi pada kulit binatang yang terjangkit virus Monkey Pox itu.

Pencegahan Isu Cacar Monyet

Baca Juga: Sony Xperia 1 Belum Rillis, Keluar Bocoran Xperia 2

Dirjen Anung menyatakan pada saat dijumpai oleh team wartawan, Monkey Pox dapat dicegah. Asalkan masyarakat mau hidup sehat dan bersih serta menerapkan perilaku sehat.  Seperti mencuci tangah sebelum makan, menghindari kontak langsung dengan tikus ataupun binatang primata lainnya.

Bulan Mei 2019 dilaporkan seorang warga Nigeria yang dikaitkan terjangkit menderita Monkeypox, telah tiba di Singapura saat mengikuti lokakarya. Saat ini pasien dan 23 orang yang kontak dekat dengannya telah diisolasi atau dikarantina, agar mencegah penularan semakin banyak di Singapura.

“Dia kini diisolasi dalam kondisi stabil di bangsal isolasi National Center For Infectious Diseases (NCID). Ungkap pemerintahan Singapura kepada TV nasional.

Related posts