KPK Diharapkan Dapat Perkuat Pencegahan Korupsi Pada Kontruksi

KPK Diharapkan Dapat Perkuat Pencegahan Korupsi Pada Kontruksi

Sekretaris Jenderal Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Andi Rukman mengharapkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi dapat memperkuat pencegahan korupsi pada sektor konstruksi.

Andi mengatakan, selama ini para pengusaha konstruksi yang tergabung dalam asosiasinya lebih sering melihat KPK melakukan penindakan. Hal itu, ucap dia, didapatkan melalui pemberitaan-pemberitaan KPK di media. Pada sisi lain, pengusaha juga mengharapkan KPK menjangkau mereka secara menyeluruh terkait edukasi langkah-langkah pencegahan korupsi di sektor konstruksi.

KPK tidak hanya sekadar memberi efek jera terhadap mereka yang sudah terjerat dalam korupsi.

“Minimal mungkin entah bagaimana caranya ke dia, ‘Hei jangan lakukan itu, jangan lakukan itu’. Tetapi yang kita lakukan sekarang kan endingnya, bagaimana bisa tiba-tiba terjadi (terjerat),” ucapnya.
Dari sisi lain, Wakil Ketua sbobet365 KPK Laode M Syarif mengungkapkan bahwa pihaknya sudah memprioritaskan pencegahan korupsi. Bahkan, ia menyebutkan anggaran program dan sumber daya manusia di bidang pencegahan KPK lebih besar dibanding penindakan.

“Bahkan kita kerjasama dengan KADIN (Kamar Dagang dan Industri Indonesia), Gapensi. Kita mempunyai program untuk pencegahan khususnya untuk dunia usaha,” ucap Laode.

Laode juga mengungkapkan, KPK sudah mengeluarkan buku Panduan Pencegahan Korupsi Untuk Dunia Usaha.

Buku tersebut akan didistribusikan oleh KPK bekerjasama dengan instansi pemerintah, lembaga sampai dengan asosiasi kelompok usaha. Buku itu juga akan didapatkan dalam format digital di situs resmi KPK. Sehingga seluruh pihak dapat langsung mengunduh dan mempelajari buku panduan tersebut.

Sedangkan untuk sisi lain, KPK mendorong penerapan sistem elektronik didalam pengadaan barang dan jasa, mulai dari e-planning, e-budgeting, sampai dengan e-catalogue. Hal tersebut menekan konflik kepentingan antara pihak dari pemerintah dan pengusaha.

Related posts