Kabar Mengenai Tempe Jokowi Dengan Sandiaga

Kabar Mengenai Tempe Jokowi Dengan Sandiaga

Beritatrendmasakini.comNews, Jakarta – Tempe sekarang ini meramaikan isu Pilpres 2019. Menjadi objek bahasan ketika menyinggung urusan kondisi ekonomi sekarang ini.

Cawapres Sandiaga Uno-lah yang pertama kali menyebutkan tempe. Tapi sorotan dari Sandiaga secara tak langsung dijawab oleh capres petahana Joko Widodo (Jokowi).

“Kabar-kabar mengenai bahan pokok naik. Ada yang berkunjung ke pasar, harga bahan pokok naik. Inflasi biasanya 8 hingga 9 persen, sekarang inflasi berada di bawah 3,5 persen. Artinya harga itu masih terkendali. Dipikir saya tidak pernah keluar-masuk pasar,” ucap Jokowi dalam sambutan di Kongres Wanita Katolik Republik Indonesia di Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (30/10).

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Jokowi sekaligus untuk mengingatkan masyarakat untuk tidak terpengaruh kabar yang tidak benar, salah satunya mengenai ekonomi.

“jangan sampai kita ini termakan dengan kabar-kabar yang tidak bisa di pertanggung jawabkan. Wong saya setiap pagi bacaan saya apa sih? Harga-harga, angka-angka. Apa yang saya baca itu, harga-harga, janga dipikir saya tidak ada mengikuti. Telur pagi ini berapa, beras harganya berapa. Seperti tadi pagi yang masuk ke saya, harga besar Rp 11.750 turun Rp 100. Terlur Rp 22.250 turun Rp 350. Mungkin dengan ibu-ibu yang lebih mengetahui saya,” pungkas Jokowi.

Pada malam itu juga, Jokowi blusukan langsung ke Pasar Suryakancana, Bogor, bersama dengan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. Jokowi juga melakukan pengecekkan harga dan ukuran tempe.

“Ini sambil melakukan pengecekkan tempe ada naik atau tidak naik. Harganya tetap,” pungkas Jokowi di pasar.

Jokowi menepis kabar mengenai ukuran tempe setipis kartu ATM, sebagaimana pernah dikatakan cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno. Jokowi menyampaikan tempe yang dicek dan dibelinya berukurang yang tebal.

“Tadi pigi lihat senditi. Ya tebal,” ucap Jokowi.

Harga tempe yang mahal dan berukuran setipis kartu ATM yang sempat disinggung oleh Sandiaga pada September lalu. Pendapat Sandiaga, karena harganya meningkat, ukuran tempe saat ini semakin menipis seperti kartu ATM.

“Kita begitu prihatin dan khawatir dengan keadaan ekonomi dan kita ingin menyuarakan aspirasis rakyat. Tempe katanya sekarang sudah dikecilkan dan tipisnya juga sudah hampir sama dengan kartu ATM,” ucap Sandiaga di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (7/9).

Sedangkan mengenai pengecekan Jokowi secara langsung ke pasar, Sandiaga mengakui senang karena isu harga pangan di pasar mendapatkan respons langsung dari Jokowi.

“Saya apresiasi bahwa kabar yang kita angkat selama dua bulan terakhir semenjak melakukan pencalonan didaftarkan di KPU itu akhirnya mendapatkan respons dari pemerintah dan pimpinan tertinggi, yaitu Pak Presiden sendiri,” tutur Sandiaga di kompleks perumahan DPR, Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (31/10).

Sandiaga mengatakan sudah seharusnya kabar mengenai harga pangan jadi fokus menjelang Pilpres 2019. Dia mengakui memang tidak pada semua pasar harga komoditas dirasa mahal.

“Sebagian masyarakat mengatakan harga naik, sebagian pedagang mngatakan pasarnya lesu, sebagian masyarakat juga mengatakan fluktuatif, sebagian menyataikan stabil. Nah, ini yang memang harus diutarakan,” pungkas Sandi.

Related posts