Fredrich Menunjukkan 2 Ribu Lembar Pledoi, Saya Akan Membacanya Sendiri

Fredrich Menunjukkan 2 Ribu Lembar Pledoi, Saya Akan Membacanya Sendiri

Beritatrendmasakini.comNews, Jakarta – Fredrich Yunado menunjukkan nota pembelaan atau pledoi yang akan dibacanya dalam persidangan. Dia mengatakan akan membacakannya sendiri sebanyak 2.000 lembar halaman pleidoi tersebut.

“Nota pembelaan saya akan baca sendiri, ada sekitar 2 ribu halaman,” pungkas Fredrich sebelum persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungsur Besar Raya, Jakarta Pusat, Jumat (22/6/2018).

Terdakwa perkara perintangan dalam penyelidikan Setya Novanto itu mengakui menulis pleidoinya degan tulisan tangan, selanjutnya diketik. Dia mengakui membutuhkan waktu 2 minggu untuk menyelesaikan pleidoi tersebut.

“Ditulis tangan terlebih dahulu baru diketikkan, di rutan kan tidak boleh membawa laptop. Ini selesai dalam 2 minggu,’ kata Fredrich.

Isi dalam nota pembelaan, pendapat Fredrich, membahas fakta dari persidangan bukan rekayasa. Nota pembelaan ini juga berisikan transkrip selama persidangan.

“Fakta persidangan saya masukkan, bukan rekayasa namun transkrip. Fakta persidangan saya dubbing ke bahasa Inggris, jika saya membaca bahasa Indonesia,” pungkas Fredrich.

Nota pembelaan tersebut dibawa dengan 2 koper besar. Terlihat pembelaan itu terbagi mejadi 2 bagian berbentuk buku yang cukup tebal.

Ketika dicek nomor pada halaman, total keseluruhannya 1.858 halaman. Sampul depan nota pembelaan tertulis ‘Tegakkan Hukum Sekalipun Langit akan Runtuh’

Sebelumnya, Fredrich dituntut 12 tahun penjara dan dengan Rp 600 juta subsuder kurungan 6 bulan. Fredrich diyakini jaksa telah meringanti penyidikan KPK atas Novanto dalam kasus dugaan korupsi proyek e-KTP.

Related posts