Hasil dari Uji Coba Face ID iPhone X, Bagus atau Tidak?

Hasil dari Uji Coba Face ID iPhone X, Bagus atau Tidak?

Beritatrendmasakini.comTeknologi, Jakarta – Apple mengungkapkan fitu pada Face ID di iPhone X begitu bagus dan sulit untuk dikelabuhi. Apakah seperti itu?

Sejumlah media dari mancanegara sudah melakukan pengujian pada fitur Face ID di iPhone X karena ponsel ini akan segera dipasarkan. Beberapa kendala didapatkan ketika mencoba fitur keamanan ponsel baru Apple tersebut.

1. Kembar

Halaman Wall Street Journal dan Mashable melakukan uji coba Face ID menggunakan objek kembar indetik dan tidak identik. Hasilnya, kembar tidak indentik tidak bisa mengelabui Face ID. Sementara sebaliknya kembar identik sukses mengelabui.

Hasil dari Uji Coba Face ID iPhone X, Bagus atau Tidak?

Kendati demikian, Wall Street Journal memberi pujian Face ID cukup cepat, handal dan juga tidak susah untuk dipergunakan.

2. Kondisi Cahaya Terang

Sejumlah pihak memberikan komentar bahwa terpaan cahaya langsung dari cahaya atau berubahnya kondisi membuat Face ID bekerja kurang optimal. Namun hasil dari pengujian Fortune menunjukkan fitur tersebut bekerja begitu baik di kondisi cahaya cukup terang.

Sementara itu, ahli Biotech Kevin Bowyer mengungkapkan perubahan kondisi cahaya yang ekstrim memang akan memberikan kendala. Jadi tidak perlu lagi dipermasalahkan. Beda cerita jika seseorang memiliki masalah di kondisi cahaya matahari normal, berarti Face ID kurang bagus.

3. Kondisi Gelap

Face ID didukung infrared, memungkinkannya untuk bisa bekerja dalam kondisi gelap. Halaman CNEY memberikan bukti Face ID bisa berjalan pada ruangan gelap total. Saat ini mereka terus melakukan uji coba sampai tingkat batas kegelapan yang bisa dicapai Face ID.

4. Topi dan Syal

Untuk Face ID tidak boleh ada benda yang menghalangi wajah. Hasil pengujian Gizmodo mengatakan Face ID meminta jangan ada syal yang menutupi wajah hingga hidung dan topi menutupi alis.

5. Kacamata

Media CNET, Gizmodo dan Time ada melakukan uji coba objek dengan kacamata. Hasilnya, Grizmodo didapatkan Face ID membutuh waktu untuk melakukan indentifikasi objek. Sementara CNET berhasil membuka Face ID meski membuka menggunakan kacamata hitam.

Baca juga : Apple Mempersiapkan iPhone X versi Termurah?

“Face ID begitu cepat dalam mengidentifikasi saya meski berada di kantor yang begitu terang, di ruang gelap atau memakai kacamata hitam. Galaxy S8+ tidak sepeti itu,” ucap Lisa Eadicicco dari Time.

Untuk mengetahui, Face ID merupakan fitur keamanan dari iPhone X. kehadiriannya dalam menggantikan Touch ID, dikarenakan ponsel baru Appel itu tampil dengan layar penuh tanpa ada dilengkapi lagi dengan tombol Home.

iPhone X akan mulai dipasarkan 3 November. Sejumlah negara akan kedapatan untuk merasakan iPhone X, yaitu Australia. Austria, Kanada, Italia, Jepang, Luksemburg, Belgia, Funlandia, Jerman, Denmark, Belanda, Selandia Baru, Hong Kong, Irlandia, Norwegia, Portugal, Puerto Riko, Singapura, Spanyol, Swedia, Swiss, Taiwan, Uni Emirat Arab, Inggris, Amerika Serikat dan US Virgin Islands.

Di AS iPhone 8 versi 64 GB dibanderol dengan harga USD 699 (Rp 9,2 juta) dan versi 256 GB dibanderol USD 849 (Rp 11,2 juta). Sementara dengan iPhone 8 Plus versi 64 GB dijual dengan USD 799 (Rp 10,5 juta) dan versi 256 GBnya dijual dengan USD 949 (Rp 12,5 juta).

Sentara di Apple Store Singpura, iPhone X dijual dengan SGD 1.648 setara Rp 16,3 juta, untuk yang varian 64 GBnya SGD 1.888 senilai dengan Rp 18,6 juta.

Related posts