Studi Terbaru Menemukan Madu di Seluruh Dunia Sudah Tercemar Pestisida

Studi Terbaru Menemukan Madu di Seluruh Dunia Sudah Tercemar Pestisida

Beritatrendmasakini.comGaya Hidup, Jakarta – Madu sudah dipercaya merupakan makanan sehat. Namun, penemuan peneliti mengatakan madu justru mengadung pestisida yang dibawa lebah penghasil madu.

Banyak orang di dunia yang menikmati madu sebagai bagian dari bahan makanan sehat. Ini dikarenakan madu memiliki sejumlah nutrisi penting bagi kesehatan tubuh. Namun, studi yang dilakukan oleh peneliti justru mengatakan bahwa populasi lebah di dunia tercemar pestisida, lapor The Guardian (5/10).

Ini sudah dibuktikan dari riset yang dipublikasikan di jurnal Science terhadap 200 sampel madu yang 75% nya ada mengandung neonicotinoids. Racun insektisida yang dapat mempengaruhi sistem syarat pusat serangga, yang mengakibatkan kelumpuhan dan kematian.

Baca juga : Memakan Pisang dan Alpukat Bisa Mencegah Serangan Jantung dan Stroke

Tiga perempat tanaman di dunia bergantung kepada lebah yang terus berkurang dalam dekade terakhir ini. Studi berjudul ‘Nerve Agents in Honey’ dilakukan oleh peneliti di Botanical Garden of Neuchatel di Swiss. Penelitian ini melaporkan efek dari pestisida yang digunakan petani di dunia.

Kontaminasi terbesar didapatkan di Amerika Utara, 86% dari sampel yang mengandung lebih dari satu neonicotinoid. Disusul oleh Asia, dengan 80% dan Eropa dengan 79%. Yang paling kecil yaitu Amerika selatan, 57%. Dua sampel memperlihatkan kontaminasi di bawah maksimum risidu yang diijinkan untuk bisa dikonsumsi di bawah hukum Uni Eropa.

Menurut Matt Shardlow dari Bug’s Life Inggris. Kontaminasi neonicotinoid pada madu merupakan peringatan kehidupan hewan liar terancam oleh bahan kimia ini di seluruh dunia.

‘Perlu adanya momentum untuk bisa mendukung solusi global yang baru untuk bisa memberikan standar tinggi pada perlindungan lingkungan dan manusia di manapun,’ pungkas Matt Shardlow.

Related posts