Berikut Alasan Yang Perlu Di Ketahui Untuk Memisahkan Pakaian Dalam Sewaktu Mencuci

Berikut Alasan Yang Perlu Di Ketahui Untuk Memisahkan Pakaian Dalam Sewaktu Mencuci

Berita Trend Masa Kini.com – Meski terkesan sangat sepele, namun untuk mencampur pakaian dalam dengan pakaian lainnya pada saat untuk menyuci dapat mempengaruhi kesehatan lho. Oleh sebab itu, pada saat pencucian pun sangat dianjurkan untuk dipisah.

Apa saja alasan kesehatan pencucian pakaian dalam perlu dipisah dari pakaian-pakaian lainnya? Berikut daftarnya, seperti yang kita rangkum.

1. Kemungkinan ada sisa urine dan feses

Para peneliti menyebutkan bahwa rata-rata pakaian dalam memiliki sepersepuluh dari satu gram sisa urine atau feses dalam satu hari. Jadi pada saat Anda mencucinya bersamaan dengan pakaian lain, ada sekitar 100 juta bakteri E. coli dan Staphylococcus aureus di dalam air cucian tersebut. Ya, sebuah penelitian yang dilakukan oleh Dr Charles Gerba, seorang profesor mikrobiologi di University of Arizona, telah menyimpulkan bahwa menempatkan hanya satu potong pakaian dalam dengan pakaian lain selama mencuci dapat menyebarkan 100 juta E. coli dalam air.

Baca Juga : 5 Hal Merugikan Yang Akan Merusak Hidupmu Akibat Sering Masturbasi

2. Suhu air yang berbeda

Suhu ideal dalam mencuci pakaian pada dasarnya sekitar 15 derajat Celcius, namun Anda perlu ketahui bahwa untuk membunuh bakteri di pakaian dalam suhu yang diperlukan adalah minimal 40 derajat Celcius. Oleh karena itu, Anda sangat perlu mempertimbangkan untuk mencuci pakaian dalam secara terpisah, dengan suhu air yang lebih tinggi.

3. Tercampur pakaian bayi dan anak

Bayi, anak-anak dan lansia memiliki kekebalan tubuh yang lebih rendah dibandingkan dengan orang dewasa pada umumnya. Oleh sebab itu, mereka menjadi lebih mudah terkena infeksi. Mencampur pakaian dalam dengan cucian pakaian bayi, anak dan lansia dikatakan oleh peneliti merupakan kebiasaan yang sangat tidak sehat. Penyebabnya, kotoran dan bakteri dari pakaian dalam sangat mungkin untuk tercampur di pakaian bayi, anak dan lansia tersebut.

4. Adanya barang dapur

Selain bercampur dengan pakaian bayi, kemungkinan terburuk lainnya adalah bakteri dan kotoran dari pakaian dalam tercampur dalam barang-barang dapur seperti serbet. Jika kita tidak sampai memisahkan dua jenis pakaian ini, tentu saja handuk maupun lap dapur dapat terinfeksi dengan Staphylococcus aureus dan E.coli, kemudian berpindah-pindah ke peralatan dapur.

Related posts